Jumat, 21 Januari 2011

Tentang "The Truth About Forever"


KEBENCIAN MEMBUATMU KESEPIAN

"Seberapa berharga sih satu detik itu? Tik. Sebentar saja dia langsung berlalu. Tik. Satu detik pergi lagi. Tak ada harganya.

Tapi tunggu sampai kau sadar waktumu hampir habis. Tik. Kau ingat selama ini jarang beramal. Tik. Kau teringat mimpi-mimpi yang nggak sempat kau wujudkan. Tik. Kau sadar nggak cukup menyayangi keluarga dan teman-temanmu. Tik. Tik. Tik. Kau panik, takut menyia-nyiakan lebih banyak waktu lagi."

Buku ini karangan Orizuka, gw selalu suka novel yang judulnya itu gak bisa menebak jalan cerita dari novel itu sendiri. jujur ya gw sih bingung banget sama judulnya? maksudnya kejujuran tentang selamanya atau selamanya akan jujur atau apalah... pokoknya pas liat covernya gw naksir berat..!! tapi sayangnya pas gw mau beli, ternyata di gramed udah abis. -____-'' sial..!! akirnya gw baca lewat google buku, tapi udah seru dan nanggung, halamannya udah abis. gw musti pinjem nih..!! akirnya gw pinjem sama temen, temennya gw. *smoga gak bingung. dan pas dibaca, keren banget....!!! gw nyesel banget gak beli...!!! huh..?!@#
Jadi gni..
Di novel itu ada peran yang namanya YOGAS, kalau menurut gw, dia itu karakternya Melankolis, segala sesuatunya dipikir. Dia divonis kena penyakit HIV dan berarti juga AIDS. Tapi sayangnya dia ga memanfaatkan waktunya dengan baik. Dia malah diam-diam pergi ke Yogyakarta. Kedatangan dia kesana bukan untuk bersenang-senang, malah untuk membalas dendam dan meminta pertanggungjawaban kepada JOE. Joe lah sahabat yang membuat yogas menjadi menderita penyakit mematikan itu.
Di Yogyakarta itulah dia menemukan gadis (KANA) yang selalu ada di saat yogas butuhkan, gadis itu yang selalu memberikan yogas semangat, gadis itulah yang tidak terbatas rasa sayang nya kepada yogas. Disini yogas menjadi sangat galau, di satu sisi ia sangat senang dengan keberadaan gadis itu yang hangat, tapi di sisi lain dia tidak mau terus kehilangan dan menyakiti perasaan orang yang dicintainya. Wulan (mantan pacar Yogas), Ibunya, Ayahnya dan Banyak Rumah Sakit hanya menggap Yogas sebagai kuman yang mematikan, mereka menolak keberadaan yogas dengan penyakit tersebut. Semua itu yang membuat yogas sangat kehilangan semangat hidup.
Akirnya Yogas memutuskan untuk menjauh dari gadis itu, membohonginya dengan segala cara, tapi Gadis itu malah terus mendekat. Walaupun dia akhirnya tahu bahwa Yogas menjakit HIV.
Sampai suatu ketika Yogas mendapat telfon dari Ibu dan Ayahnya. Mereka menginginkan Yogas kembali ke Jakarta, karna mereka sudah berubah fikiran. Akirnya Yogas dan Kana Sepakat untuk Menggapai cita-cita meraka dan berjanji untuk bertemu ketika mereka sudah mendapatkan cita-cita itu.
Ketika Kana sudah mendapatkan cita-citanya, dia ingin sekali bertemu dengan Yogas. Yogas juga sudah mendapatkan cita-citanya. Tapi Tuhan berkata lain...

BAGUS DEH...
Banyak cerita yang tak terduga deh..!!

0 komentar:

Poskan Komentar